Jakarta
Barat (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Jakarta Barat
Sofi'i memberikan
pembekalan sekaligus membuka secara resmi Diklat Subtantif Moderasi
Beragama Bagi Penyuluh Agama Non PNS Angkatan I di Aula Wijaya Kusuma Kantor Kementrian Agama Kota
Jakarta Barat, Senin (19/08/2019).
Kepala Kantor mengajak kepada peserta Diklat agar dapat menyerap ilmu dari kegiatan ini. Selain menambah ilmu dan wawasan, ini bisa menjadi modal untuk berdakwah atau memberikan penerangan kepada masyarakat binaannya terkait moderasi beragama.
"Jadi, penyuluh sebagai garda terdepan dapat memberikan informasi pada masyarakat melalui ceramah atau khutbahnya, bisa menjelaskan tentang moderasi beragama itu," imbuh Sofi'i dihadapan 40 peserta.
"Jadi, penyuluh sebagai garda terdepan dapat memberikan informasi pada masyarakat melalui ceramah atau khutbahnya, bisa menjelaskan tentang moderasi beragama itu," imbuh Sofi'i dihadapan 40 peserta.
Ditambahkannya, pentingnya moderasi beragama untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.
“Jadi, beragama secara moderat ini sebangun dan seirama dengan kemajemukan masyarakat kita,” jelas Sofi’i.
Selain itu Sofi’i mengatakan, bahwa yang dipanggil untuk mengikuti Diklat adalah Penyuluh Non PNS pilihan. Oleh karena itu jangan sia
– siakan waktu yang sudah diberikan. Ikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab sesuai alokasi waktu dan jadwal yang sudah ditentukan oleh panitia.
“Saya minta
panitia untuk mengabsen peserta satu persatu, siapa yang tidak hadir laporkan ke saya,”
tegas Sofi’i.
Hal lain
dikatakannya, bahwa Penyuluh Agama Non PNS ini bagian dari keluarga besar Kementerian
Agama yang merupakan anugerah dari Allah yang harus di syukuri.
Turut hadir
mendampingi Kepala Kantor, Kepala Seksi Bimas Islam Mohammad Janda Zaeni Dahlan
dan Ketua Panitia Diklat Mulyadi. /Joel